Jumat, 19 September 2014

Padamu (calon imamku) yang Allah pilihkan untukku

Aku disini masih terus berusaha untukmu, Hatimu tak sedang terluka kan? Tersenyumlah, karena aku yakin kebahagiaan akan selalu menyertai. Namun jika detik ini hatimu sedang terluka, ambil air wudlulah… Dan mendekatlah kepada-Nya .
Apa kabar dengan hati yang lama tak pernah ku jumpa? Apa kau juga rindu padaku? Mungkin, saat ini dirimu merasakan apa yang tengah aku rasakan. Tapi tunggulah suatu saat, bila masanya aku sudah mampu menemuimu , Menatap wajahmu & menghadirkan sejuta tawa untukmu .
Mungkin hanya itu yang bisa aku beri untukmu, selain sebuah komitmen bahwa kita kelak kan bersatu
Untuk meniti jalan ini dengan hati yg saling mengasihi . Karena ini adalah pilihan hingga ikatan suci yg akan kita jaga hingga akhir nanti ..
Penantian pasti berakhir , perjumpaan pasti terjadi ..
Hanya soal waktu yang telah Rabb kita tentukan nanti ,
Semoga DIA menghadiahkan pertemuan yang berkesan, dan Semoga derai-derai harap akan selalu muncul yg ku sampaikan dalam sujud malamku . Dan biarlah penat selalu hadir, Mengusir rasa bingung yang sering mengalir …
Padamu yang Allah pilihkan untukku :)
Ketahuilah, aku hanya manusia biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku
Aku bukanlah manusia yang sempurna, seperti yang mungkin kamu harapkan ..
Maka, ketika aku memilihmu untukku.. Maka saat itu, aku ingin menyempurnakan kekuranganku dengan keberadaanmu .. Dan aku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu.. Karena kelak kita akan menjadi satu . Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku, kau dan aku akan menjadi ‘kita’
Aku hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa kelebihan, Maka oleh karena itu, aku menginginkan dirimu untuk mendampingiku. Untuk menutupi kelemahanku dan mengendalikan kelebihanku
Andai saja aku bisa mengungkap semua kata & rasa dalam hati yang aku punya ini, maka seribu lembar kertas pun tak akan cukup untukku menuangkan’a .. Terlalu banyak yang ingin aku ungkap secara langsung di hadapmu nanti
Untukmu yang akan mendampingi hidupku.. Dalam sujudku pada-Nya ku titipkan doa dan pintaku untuk selalu menjagamu .. Ku pinta pada-Nya agar Cinta-Nya selalu ada untukmu, ketika aku tak sanggup lagi mencinta ..
Dan Kututup dengan doa : “Duhai Rabb.. Jika dia bukanlah bagian dari tulang rusukku, jangan biarkan aku untuk terus merindukan kehadirannya”
Celoteh Tanpa Suara Dari @jomblomulia

Inilah Jalan Yang Aku Pilih Dalam Mencintaimu

Mungkin pernah aku rasakan masa-masa jenuh untuk terus dalam kesendirian ini, Kadang serasa membutuhkan sandaran hati, tempat berbagi harapan, cinta, tangis dan bahagia
Kadang Serasa dunia ini terlalu sepi tanpa ada yang menantiku pulang, tanpa panggilan sayang & tangis bayi-bayi mungil calon penegak agama . Penantian yang terkadang aku lalui dengan gerimis air mata serta rayuan pada Sang Segala Maha .
Memang hingga kini yang kuminta belum juga tiba,
Mungkin sekarang, dia tak ada dalam pandangku, tak dekat, tak nyata, namun mimpinya dekat dengan mimpiku, Cita-citanya tergantung indah disisiku, dan hatinya berharap akan kehadiranku . Aku dan dia terpisah jarak ..
Namun aku tau dalam setiap jatuh bangun dan setiap suka duka ada rindu untuk segera bertemu ..  Aku dan dia terpisah waktu, namun bersama berjuang memulung keping-keping semangat atas perjuangan memantaskan diri ..  Aku & dia terpisah peristiwa, tapi kami saling mengingat bahwa di ujung sana ada yang sama2 berjuang, sama2 mendoakan agar hati tetap terjaga ..
Biarpun jarak kita jauh, biar kehidupan kita terjadi sendiri-sendiri, biar cerita kita sudah beda cerita, biar peran kita beda kisah, Namun dalam diam tetap merintih harapan biar kehidupan membawa kita ke takdir yang sama
Duhai Yang Maha Berkuasa,
Pada setiap perasaan yang mengacak-acak ketegaran hati yang telah aku susun sekeras karang,
Selipkan seberapa saja ketenangan di utara selatan barat timurku ini, setidaknya untuk mengusir kegelisahanku atas penantian panjang ini ..
Doa pelan dari desir hatiku ini adalah cinta dalam setiap harap dalam sujud-sujudku , Yang kuceritakan segalanya pada-Mu Sang Pembolak Balik Hati , Yang kutitipkan hati dan harapnya hanya pada-Mu ..
Yang tak ada Doa lainnya kecuali kuminta kasih sayang-Mu tercurah untuknya agar dia senantiasa bahagia ..
Meski aku tak tau namanya, tak tau wujudnya, tak tau bagaimana suaranya, Tak tau warna rambutnya, tak tau seberapa jarak antara kita . Tapi mungkin beginilah caraku mencintainya .
Celoteh Tanpa Suara Dari @jomblomulia

Indahnya Cinta Dalam Diam

Diam,
Itulah cara terindah mencintai, tanpa mengurangi rasa cinta pada Sang Maha Cinta, meski entah yang dicinta tahu ataupun tidak, tapi yang pasti bersyukurlah Allah telah menghadirkannya untukku meski hanya dalam hati.
Rasa yang tak pernah hilang, datang dan pergi sesuka hatinya, yang mendatangkan cinta, yang mendatangkan rindu, yang mendatangkan kekaguman adalah dari Nya.
Sungguh hanya bisa menerimanya dengan keindahan cinta yang terukir di hati, dengan meraih puing puing rindu, dengan jiwa yang tak tersentuh.

Mencintai dalam diam,
Biarkanlah menjauh dari yang dicinta,
Karena cinta tidak harus saling memiliki, cinta tidak harus terikat, karena cinta yang yang sebenarnya adalah cinta yang bermekaran di hati, di manapun dan kapanpun selalu bersemi di taman hati karena-Nya.

Mencintai dalam diam,
Maka izinkan untuk tidak mengusik ketenangan hatimu, hanya dalam untaian doa-doaku ku sebut namamu dan kusapa dirimu,
Cukup buatmu tersenyum melihat kamu bahagia,
Melihatmu meski hanya dibalik sebuah tirai tebal menutupi jarak antara yang dicinta,
Meski jauh, tapi sangat dekat di hati, akan kututup rapat, akan ku pendam rindu ini, sampai pada saatnya nanti waktu mengizinkan pertemuan itu.

Mencintai dalam diam,
Yakinlah jika suatu saat nanti jika memang engkaulah yang terbaik untukku, Allah akan mempertemukan kita kembali,
Kini biarkanlah ada jarak diantara kita,
Karena dengan itu, merupakan usahaku untuk menjaga hatimu dan hatiku.

Inginku memuliakanmu,
Dengan tidak mengajakmu menjalin hubungan yang terlarang, karena aku tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya,
Karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu,
Karena mungkin saja seseorang yang dicinta, adalah juga orang yang telah Allah Subhanahu Wata’ala benar-benar pilihkan untukku.

Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali Radhiyallahu ‘anhum ? yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan...
tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah.
Karena dalam diammu tersimpan kekuatan…
kekuatan harapan,kekuatan impian,,hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan dan impian itu menjadi nyata…
dan cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata…
bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap dan berdo
a pada-Nya ?

Dan jika memang ‘cinta dalam diammu’ itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam, iyaa, biarkan karena Allah Ta
alaa masih punya rencana dan hadiah lain untukmu.

Jika dia memang bukan milikku, melalui waktu akan menghapus ‘cinta dalam diamku’ itu dengan memberi rasa yang lebih indah, dan orang yang tepat oleh Allah Subhanahu Wata’ala biarkan ‘cinta dalam diammu’ itu menjadi memori tersendiri, dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu.

Biarkanlah jiwa ini terbang bebas menjalani semua niat terbaik memperbaiki diri,  yang terpenting, dan kita perlu berbaik sangka selalu pada Allah Ta
alaa.

Pasangan kita, adalah cerminan sosok yang hampir mirip dengan kita.


Cintamu pada orang yang kau cintai dan sayangi, titipkanlah...
Titipkanlah pada Allah Ta
alaa…
Sebab hanya Allah Ta
alaa yang Maha Menjaga…
dikala kau dan dia saling berjauhan…
dikala kau dan dia saling memendam rindu, ingin bertemu…
Allah menjaga dengan menenangkan hatimu melalui dzikir dan tadabbur...
Cintamu pada orang yang sungguh-sungguh kau sayangi, adalah milik-Nya...
Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Text Widget

Popular Posts

Recent Posts

© A BLOG OF KUCING TEMBEM 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis