Jumat, 19 September 2014

Indahnya Cinta Dalam Diam

Diam,
Itulah cara terindah mencintai, tanpa mengurangi rasa cinta pada Sang Maha Cinta, meski entah yang dicinta tahu ataupun tidak, tapi yang pasti bersyukurlah Allah telah menghadirkannya untukku meski hanya dalam hati.
Rasa yang tak pernah hilang, datang dan pergi sesuka hatinya, yang mendatangkan cinta, yang mendatangkan rindu, yang mendatangkan kekaguman adalah dari Nya.
Sungguh hanya bisa menerimanya dengan keindahan cinta yang terukir di hati, dengan meraih puing puing rindu, dengan jiwa yang tak tersentuh.

Mencintai dalam diam,
Biarkanlah menjauh dari yang dicinta,
Karena cinta tidak harus saling memiliki, cinta tidak harus terikat, karena cinta yang yang sebenarnya adalah cinta yang bermekaran di hati, di manapun dan kapanpun selalu bersemi di taman hati karena-Nya.

Mencintai dalam diam,
Maka izinkan untuk tidak mengusik ketenangan hatimu, hanya dalam untaian doa-doaku ku sebut namamu dan kusapa dirimu,
Cukup buatmu tersenyum melihat kamu bahagia,
Melihatmu meski hanya dibalik sebuah tirai tebal menutupi jarak antara yang dicinta,
Meski jauh, tapi sangat dekat di hati, akan kututup rapat, akan ku pendam rindu ini, sampai pada saatnya nanti waktu mengizinkan pertemuan itu.

Mencintai dalam diam,
Yakinlah jika suatu saat nanti jika memang engkaulah yang terbaik untukku, Allah akan mempertemukan kita kembali,
Kini biarkanlah ada jarak diantara kita,
Karena dengan itu, merupakan usahaku untuk menjaga hatimu dan hatiku.

Inginku memuliakanmu,
Dengan tidak mengajakmu menjalin hubungan yang terlarang, karena aku tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya,
Karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu,
Karena mungkin saja seseorang yang dicinta, adalah juga orang yang telah Allah Subhanahu Wata’ala benar-benar pilihkan untukku.

Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali Radhiyallahu ‘anhum ? yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan...
tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah.
Karena dalam diammu tersimpan kekuatan…
kekuatan harapan,kekuatan impian,,hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan dan impian itu menjadi nyata…
dan cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata…
bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap dan berdo
a pada-Nya ?

Dan jika memang ‘cinta dalam diammu’ itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam, iyaa, biarkan karena Allah Ta
alaa masih punya rencana dan hadiah lain untukmu.

Jika dia memang bukan milikku, melalui waktu akan menghapus ‘cinta dalam diamku’ itu dengan memberi rasa yang lebih indah, dan orang yang tepat oleh Allah Subhanahu Wata’ala biarkan ‘cinta dalam diammu’ itu menjadi memori tersendiri, dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu.

Biarkanlah jiwa ini terbang bebas menjalani semua niat terbaik memperbaiki diri,  yang terpenting, dan kita perlu berbaik sangka selalu pada Allah Ta
alaa.

Pasangan kita, adalah cerminan sosok yang hampir mirip dengan kita.


Cintamu pada orang yang kau cintai dan sayangi, titipkanlah...
Titipkanlah pada Allah Ta
alaa…
Sebab hanya Allah Ta
alaa yang Maha Menjaga…
dikala kau dan dia saling berjauhan…
dikala kau dan dia saling memendam rindu, ingin bertemu…
Allah menjaga dengan menenangkan hatimu melalui dzikir dan tadabbur...
Cintamu pada orang yang sungguh-sungguh kau sayangi, adalah milik-Nya...

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

Text Widget

Popular Posts

Recent Posts

© A BLOG OF KUCING TEMBEM 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis